Perjalanan Suku Babontehu Sampai Ke Manado

center
Pulau Manado Tua

Babontehu awalnya diketahui sebagai nama pulau yang berhadapan dengan daerah Minahasa, Sulawesi Utara. Nama pulau tersebut di era sekarang ini lebih dikenal dengan nama pulau Manado Tua. Peletakan kata ‘Tua’ pada nama pulau Manado ini karena dulunya daerah Manado berada di pulau ini (Sebelum akhirnya nama Manado berpindah pada tempat yang sekarang).

Nama Babontehu muncul dalam beberapa literatur Belanda di zaman kolonial dahulu. Di beberapa dokumen, namanya disebut sebagai Bobantohe. Selain sebuah nama pulau, nama Babontehu akhirnya dilekatkan pada sebuah etnis atau suku yang akhirnya menempati pulau ini. Suku ini memiliki sebuah kisah perjalanan yang panjang dengan pulau tersebut.

Continue readingPerjalanan Suku Babontehu Sampai Ke Manado

Belajar Bahasa Tonsawang

Bahasa Tonsawang merupakan suatu bahasa yang masih eksis dan dituturkan oleh penutur bahasa dari daerah Tombatu, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Bahasa ini merupakan salah satu bahasa dari suku Tonsawang yang merupakan bagian dari sub suku Minahasa. Saat ini penutur muda masyarakat Tonsawang terus menggali dan mempelajari bahasanya yang mulai tergeser dengan bahasa Melayu Manado.

Penutur bahasa Tonsawang sebenarnya sudah berkurang, namun pemerintah setempat bekerja sama dengan komunitas adat berusaha membangkitkan kembali penggunaan bahasa Tonsawang mulai dari pembuatan kamus dan mengusahakan bahasa daerah ini menjadi salah satu muatan lokal di sekolah yang berada di Minahasa Tenggara.

Continue readingBelajar Bahasa Tonsawang

Belajar Bahasa Inggris Versi British English Versus American English

Biasa ngomong English gak gaess? Tahu bedanya British English (BrE) dengan American English (AmE) gak? Kalau kamu belum tahu, yuk kita sama-sama belajar gaess. Untuk topik bahasa kali ini, saya mau bahas sedikit-sedikit tentang bahasa Inggris alias English yah, are you ready guys? Just prepare yourselves and read this carefully…..(Kapan lagi saya ngomong English di tulisan saya, jarang banget lho,,, hahaha).

Btw nih gaess, kamu sudah berapa lama belajar bahasa Inggris di sekolah? Saya percaya kita dapat mata pelajaran bahasa Inggris di sekolah cukup lama yah, mulai dari SD, SMP, SMA, kadang juga dapat di kuliah. Artinya kita sebagai orang Indonesia untuk mempelajari bahasa Inggris ini sudah bertahun-tahun loh. Itulah sebabnya kalau selama bertahun-tahun kamu belajar bahasa Inggris tapi belum bisa cakap bahasa Inggris, yah minimal kelas amatir, kamu sungguh terlalu,,,huh.

Continue readingBelajar Bahasa Inggris Versi British English Versus American English

Adat Lama Orang Minahasa Di Era Lampau

Sejarah dan adat lama orang Minahasa dalam perkembangannya terus diperbincangkan bahkan ada hal-hal yang diperdebatkan. Hal ini mungkin begitu menarik, khususnya bagi orang Minahasa itu sendiri karena asal-usul orang Minahasa banyak yang masih bersifat misteri. Kebanyakan sejarah Minahasa berasal dari tuturan turun-temurun. Literatur-literatur yang didapatkan untuk mempelajari sejarah Minahasa kebanyakan berasal dari catatan maupun buku-buku tua orang Eropa yang pernah menduduki daerah Minahasa dalam periode yang cukup lama, misalnya Belanda.

Minahasa sendiri merupakan salah satu suku atau etnis yang besar yang berada di provinsi Sulawesi Utara. Di provinsi Sulawesi Utara ini, etnis Minahasa hidup berdampingan dengan etnis atau suku-suku lainnya yang sudah sejak dulu kala mendiami dataran ini. Berdasarkan sejarah dan ilmu antropologi, terdapat 3 suku bangsa besar yang mendiami daerah-daerah di provinsi ini, yakni Minahasa, Mongondow, dan Sangihe-Talaud.

Continue readingAdat Lama Orang Minahasa Di Era Lampau

Bahasa-bahasa Yang Sudah Punah Di Dunia

Bahasa-bahasa yang sudah punah atau tidak digunakan lagi oleh penuturnya cukup banyak di berbagai belahan dunia. Padahal peran suatu bahasa sangat penting dalam suatu budaya, adat-istiadat, dan kehidupan bermasyarakat. Bahasa sendiri merupakan sebuah identitas dari suatu kelompok masyarakat yang biasa kita sebut suku atau bangsa.

Eksistensi sebuah bahasa memang sangat bergantung pada penuturnya. Kepunahan suatu bahasa atau hilangnya eksistensi sebuah bahasa terjadi karena bahasa tersebut tidak lagi memiliki penutur aslinya atau bahasa tersebut sudah tidak digunakan lagi oleh penutur aslinya.

Memang kepunahan suatu bahasa seiring dengan perkembangan zaman akan terus ada. Bahasa-bahasa ini bisa punah atau hilang karena banyak penyebab. Berikut 3 faktor besar penyebab punah atau hilangnya sebuah bahasa:

Continue readingBahasa-bahasa Yang Sudah Punah Di Dunia

Belajar Bahasa Batak Toba

Belajar bahasa Batak Toba menjadi hal yang menarik ketika kita berada di daerah Sumatera Utara, khususnya daerah Toba. Jika berbicara tentang Toba, mungkin kebanyakan dari kita terpikir tentang danau yang sangat besar yang namanya sudah cukup terkenal se-Indonesia. Yah memang danau Toba ini berada di kawasan atau daerah dimana penduduk sekitarnya merupakan salah satu suku Batak yakni Batak Toba. Yuk kita bahas sedikit tentang bahasa Batak, khususnya Batak Toba.

Bahasa Batak sendiri merupakan bahasa asli di Nusantara yang dituturkan oleh suku Batak di daerah Sumatera Utara. Bahasa Batak ini yang digolongkan ke dalam turunan bahasa Austronesia khususnya rumpun Melayu-Polinesia. Suku Batak sendiri sebenarnya terdiri dari beberapa sub-suku dengan bahasanya masing-masing. Penutur bahasa Batak ini digolongkan menjadi tiga cabang atau rumpun bahasa menurut sukunya masing-masing, yakni:
• Utara: Karo, Pakpak-Dairi, Alas-Kluet
• Selatan: Toba, Angkola, Mandailing
• Simalungan: Simalungun

Bahasa Batak Simalungun diatas berada antara rumpun bahasa utara dan selatan. Selain bahasa-bahasa Batak, terdapat juga bahasa-bahasa lain yang dituturkan di daerah Sumatera Utara berdasarkan sukunya masing-masing seperti Nias, Mentawai, Gayo, dan Simeulue.

Continue readingBelajar Bahasa Batak Toba

Seberapa valid tuturan turun-temurun untuk adat dan budaya?

Cerita atau tuturan turun-temurun telah menjadi salah satu media komunikasi yang disampaikan oleh leluhur kepada keturunannya dalam menyampaikan suatu informasi. Biasanya informasi ini dianggap penting untuk disampaikan karena menyangkut nilai-nilai yang berarti atau dibutuhkan bagi seseorang maupun komunitas atau lingkungannya.

Pada masyarakat adat, cerita lokal atau tuturan turun-temurun menjadi salah satu bagian dari kekayaan budaya atau kearifan lokal dalam bentuk lisan. Secara umum memang kisah-kisah menarik seperti perjuangan suatu suku atau kepahlawanan seorang pria dalam suatu komunitas adat di masa lampau akan terus diceritakan dari generasi ke generasi. Hal ini menjadi kebanggaan setiap suku bangsa dan seakan-akan menjadi wajib untuk diceritakan pada setiap generasi.

Selain itu, ada juga informasi-informasi lisan seperti hukum adat yang berlaku, aturan-aturan informal yang berlaku, aturan dalam ritual adat, maupun cara mengolah kerajinan tangan yang terus diinformasikan dari generasi ke generasi. Hal ini yang biasanya kita sebut dengan budaya.

Continue readingSeberapa valid tuturan turun-temurun untuk adat dan budaya?

Belajar Bahasa Jawa Krama Inggil

Bahasa Krama Inggil adalah bagian dari bahasa Jawa. Bahasa ini telah lama digunakan sejak zaman nenek moyang bangsa Jawa. Dalam perkembangannya, bahasa Jawa Krama Inggil dituturkan di beberapa tempat dan pada situasi-situasi tertentu, juga kepada siapa bahasa ini harus dipergunakan. Disinilah tingkat kesantunan masyarakat Jawa tercermin, terutama dalam bertutur kata.

Bahasa Jawa sendiri merupakan salah satu bahasa yang dituturkan oleh penduduk asli di pulau Jawa, khususnya masyarakat Jawa sendiri. Memang terdapat 2 rumpun bahasa yang dipergunakan atau dituturkan di pulau Jawa, yakni rumpun bahasa Jawa dan rumpun bahasa Melayu-Sumbawa (Sunda, Madura, Bali, dan Sasak).

Penutur bahasa Jawa sangat banyak dan tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Oleh karena itu, bahasa Jawa tidak tergolong ke dalam bahasa-bahasa Nusantara yang terancam punah. Dalam ilmu linguistik, bahasa ini juga merupakan salah satu turunan dari rumpun bahasa Austronesia yang dituturkan di daerah Indonesia dan Suriname.

Continue readingBelajar Bahasa Jawa Krama Inggil

Ragam Atraksi Kekebalan Tubuh Di Nusantara

Atraksi kekebalan tubuh terhadap benda-benda tajam merupakan salah satu atraksi yang sangat menarik perhatian, baik masyarakat lokal maupun wisatawan domestik dan mancanegara. Atraksi kebal ini rasanya terdapat di segala penjuru Nusantara. Memang budaya asli Indonesia kental dengan hal-hal yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah atau dengan kata lain dilua nalar.

Atraksi kekebalan tubuh ini menjadi salah satu seni pertunjukan khas Indonesia yang sebenarnya sudah ada sejak zaman nenek moyang sebagian dari suku-suku di Indonesia. Jika dipelajari lebih lanjut, teknik kekebalan tubuh dulunya dipakai dalam tujuan-tujuan tertentu, misalnya perang antar suku atau daerah. Namun seiring perkembangan zaman, akhirnya budaya ini menyesuaikan dengan zaman dan menjadi sebuah pertunjukan yang banyak diminati oleh masyarakat.

Seni kekebalan tubuh bisa dikatakan tergolong ke dalam atraksi yang cukup ekstrim. Setiap atraksi kekebalan tubuh yang ada di Indonesia pasti tidak luput dari hal-hal mistis, dalam arti bahwa budaya ini mengakui keberadaan entitas-entitas lain yang tidak dapat dilihat oleh mata jasmani atau bisanya disebut kasat mata.

Entitas ini yang nantinya akan memberikan kekuatan ekstra terhadap tubuh para pelaku budaya atau seni kekebalan tubuh ini karena pada hakikatnya tubuh manusia tidak kebal dari barang tajam atau panas. Entitas ini bisa diterjemahkan sebagai roh leluhur, roh penjaga manusia, roh penunggu tempat keramat, khasiat suatu benda pusaka, atau yang lainnya.

Continue readingRagam Atraksi Kekebalan Tubuh Di Nusantara

Belajar Bahasa Osing

Bahasa Osing atau ‘Basa Using’ atau ‘Byanyuwangian’ merupakan salah satu bahasa di Nusantara yang dituturkan oleh Suku Osing. Suku Osing sendiri merupakan suku asli daerah Banyuwangi dan sekitarnya yang berada di pulau Jawa bagian Timur.

Penutur bahasa Osing sampai saat ini masih sangat banyak dan berada pada tiap generasi (Sampai sekarang) sehingga bahasa Osing tidak dikategorikan sebagai bahasa asli di Nusantara yang terancam punah. Walaupun beberapa daerah pemukiman suku Osing sekarang semakin banyak pendatang dari daerah-daerah sekitar – misalnya Madura dan Jawa – namun penutur bahasa Osing berhasil mempertahankan bahasanya.

Penutur bahasa Osing tersebar di sebagian besar daerah kabupaten Banyuwangi dan beberapa tempat di wilayah kabupaten Jember. Sayangnya, penuturan bahasa Osing di wilayah kabupaten Jember ini dialeknya sedikit terpengaruh oleh bahasa Jawa dan Madura sehingga menjadi sedikit berbeda dengan bahasa Osing di wilayah Banyuwangi. Hal ini dikarenakan penutur bahasa Osing di yang bermukim di wilayah Jember terisolasi dari penutur-penutur bahasa Osing lainnya di daerah Banyuwangi.

Continue readingBelajar Bahasa Osing