Daftar Internasional Direct Calling Code

International Direct Calling Code (IDD Code) atau juga yang dikenal International Subscriber Dialing Code (ISD Code) adalah kode yang harus digunakan ketika akan menelepon antar negara. Kita tidak akan bisa menelepon ke luar negeri tanpa menggunakan kode ini atau dengan kata lain kode ini wajib untuk digunakan.

Penentuan kode ini diatur oleh International Telephone Union (ITU). Biasanya apabila telepon dipakai di negara yang sama, angka bagian depan nomor telepon berawalan dari 0. Namun angka 0 ini hanya berlaku di negara sendiri. Untuk menelepon ke nomor yang berada di luar negeri, kode International Direct Calling ini harus digunakan. Kode International Direct Calling ini digunakan menggantikan angka 0 tadi yang hanya bisa digunakan untuk telepon sesama wilayah regional suatu negara.

Kode International Direct Calling atau kode International Subcriber Dialing ini di setiap negara berbeda-beda. Untuk menggunakan kode, seperti yang dikatakan diatas bahwa angka 0 digantikan dengan kode International Direct Calling atau kode International Subcriber Dialing, kemudian tambahkan tanda + di depannya. Dengan kata lain, kode ini berada di depan nomor telepon yang akan kita tuju.

Continue reading “Daftar Internasional Direct Calling Code”

Situs Budaya Batu Kuangang

Batu Kuangang adalah salah satu dari situs budaya dari suku Bantik di tanah Toar dan Lumimuut. Suku Bantik sendiri merupakan salah satu dari 9 etnis Minahasa yang mendiami daerah Manado dan sekitarnya. Suku Bantik seiring perkembangan zaman mendiami daerah sepanjang pantai dari Minahasa melewati kota Manado, hingga ke tanah Bolaang Mongondow.

Dalam penyebarannya, terdapat beberapa situs budaya yang ditinggalkan dan setidaknya ada beberapa yang bertahan hingga sekarang ini. Situs-situs suku Bantik yang bertahan hingga saat ini adalah batu Niopo, Batu Bantik, Batu Kuangang, dan Batu Lrana yang mulai terancam hilang.

Batu Kuangang merupakan salah satu dari peninggalan suku Bantik yang terdapat di daerah Malalayang Satu Barat. Lokasi situs ini berada di area perbukitan, yakni masuk dari arah perumahan CHT (Arah jalan Sea Manado ke desa Sea Minahasa). Jalan masuk cukup mudah ditemui karena terdapat beberapa penunjuk arah. Dari arah jalan utama, jalan cukup baik, namun masuk sedikit setelah pertigaan nanti ke arah situs budaya Batu Kuangang ini sedikit berbatu.

Untuk sampai ke lokasi, kita akan melewati anak tangga yang tidak terlalu tinggi. Memang lokasi batu Kuangang ini berada di atas bukit. Dari atas sebenarnya pemandangan yang di dapat cukup indah, namun karena beberapa semak yang agak tinggi sehingga keindahan pemandangan dari puncak bukit ini tidak terlalu maksimal.

Continue reading “Situs Budaya Batu Kuangang”

Belajar bahasa American-English gaul era kekinian

Halo mamen, apa kabar lo semua? Seperti inilah bahasa Inggris gaul yang dikombinasikan dengan bahasa gaul di Indonesia, khususnya daerah ibukota negara Indonesia kita yang tercinta ini. Akhir-akhir ini, perkembangan bahasa Indonesia semakin banyak kosa kata informal yang bertambah-tambah. Namun gaes, tahukah kamu bahwa bahasa tidak hanya berkembang di Indonesia? Bahasa-bahasa di dunia setiap tahunnya semakin berkembang dan menambah kosa kata baru.

Kita ambil contoh saja yah gaess dalam bahasa Indonesia dulu deh, yuk coba cari arti kata ‘Meneketehe’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia, atau gini deh, coba cari kalimat ‘Gile lu ndro’ di buku-buku pelajaran kamu…Trust me you will find nothing…haha

Seperti itulah perkembangan bahasa gaess. Memang bahasa semakin hari akan semakin berkembang. Banyak kosa kata yang akan bertambah, namun jangan salah. Ada juga loh kosa kata yang seiring perkembangan zaman semakin dilupakan sehingga kata itu menjadi punah.

Continue reading “Belajar bahasa American-English gaul era kekinian”

Jendela Dunia, Tempat Rekreasi Lokal Rasa Luar Negeri

Jendela Dunia, Tempat Rekreasi Lokal Rasa Luar Negeri

Jendela dunia Tomohon adalah suatu tempat rekreasi yang mungkin bisa dikatakan tergolong baru gaess. Tempat ini lumayan ramai dikunjungi loh. Apalagi pada hari-hari libur. Mungkin karena masih baru yah, secara kalau ada tempat wisata baru ya pasti banyak yang penasaran dan akhirnya ramai deh…hehee

Selasa pagi, dari kota Manado saya dan tim bersiap-siap untuk hunting tempat pariwisata yang belum pernah saya kunjungi di Sulawesi Utara ini. Pilihannya sih sebenarnya ada dua arah, yaitu mau ke arah Bitung atau ke arah Tomohon. Setelah melewati diskusi yang cukup panjang selama 5 menit (Perumpamaan kekinian gaes), akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke arah Tomohon.

Sebenarnya di Tomohon sebagian tempat sudah saya kunjungi, tapi ada satu tempat buat saya penasaran, ya karena belum pernah kesana…hehe. Namanya Jendela Dunia (Sesuai judul ya). Konon katanya lokasinya cukup jauh dari keramaian atau pusat kota.

Continue reading “Jendela Dunia, Tempat Rekreasi Lokal Rasa Luar Negeri”

Festival Pesona Selat Lembeh (FPLS) 2018 Di Kota Bitung

Pulau Lembeh merupakan sebuah pulau yang berada di provinsi Sulawesi Utara, atau lebih tepatnya secara administratif termasuk bagian dari kota Bitung. Kota Bitung sendiri terletak lebih kurang 43 km dari pusat kota Manado (ibu kota Sulawesi Utara) yang dapat ditempuh selama kurang dari 2 jam. Kota Bitung yang juga dikenal dengan sebutan kota Cakalang adalah satu-satunya kota di Sulawesi Utara yang memiliki pelabuhan besar, oleh karenanya kota Bitung juga disebut sebagai kota Pelabuhan. Melalui pelabuhan di kota Bitung ini, kita dapat menyeberang ke Pulau Lembeh… nahh laut yang memisahkan kedua pulau inilah yang dinamakan Selat Lembeh. Selat Lembeh yang membentang sejauh 16 km dan memiliki lebar 1,2 km ini memiliki cukup banyak spot menyelam walaupun perairannya cukup sempit, kurang lebih ada 88 spot menyelam dimana terdapat berbagai macam organisme bawah laut (Jenis ikan dan terumbu karang) yang indah. Tidak heran, tempat ini disebut sebagai surganya fotografi bawah laut. Pokoknya gak kalah deh dengan taman laut Bunaken 

Continue reading “Festival Pesona Selat Lembeh (FPLS) 2018 Di Kota Bitung”

Pasar Swalayan Ekstrim di Manado

Pasar Swalayan Ekstrim di Manado

Beberapa waktu yang lalu tim bertumbuh.xyz telah mengulas mengenai pasar tradisional ekstrim di Minahasa dan Manado yang menjual aneka daging seperti tikus, ular, anjing, dan lain-lain. Sebenarnya tidak hanya pasar tradisionalnya saja yang menjual beberapa macam daging hewan yang tidak umum dijual di pasar tradisional pada umumnya, namun beberapa pasar swalayan terkemuka di kota Manado ini juga menyediakan daging hewan tersebut. Perbedaannya adalah aneka daging yang dijual di pasar swalayan sudah dibersihkan dan siap untuk diolah atau dimasak, juga aneka daging yang diperdagangkan tidak bervariatif seperti di pasar tradisional.

Continue reading “Pasar Swalayan Ekstrim di Manado”

Menikmati Kuliner Modern di Samarinda

Berbicara mengenai makanan, siapa sih yang gak suka makan enak? Apalagi ditraktir teman alias gratis, pastinya selera makan bertambah…iya kan gaess…hahaa. Kali ini saya akan membahas beberapa tempat nongkrong yang menurut saya cukup menarik di ibukota Kalimantan Timur. Samarinda terkenal dengan sebutan kota Tepian. Memang lokasi perkotaan ini berada di tepi sungai Mahakam. Menurut info, konon katanya kata ‘Samarinda’ berasal dari kata ‘Samarendah’. Dulu dataran di tempat ini dan tingkat ketinggian air di sungai Mahakam memang hampir sama posisinya. Seperti kebiasaan saya di setiap kota, di tempat ini saya berkeliling untuk melihat tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian. Selain itu sudah pasti wisata kuliner yang saya cari. Beberapa tempat makan yang saya kunjungi merupakan tempat yang sangat disenangi muda-mudi. Selain tempatnya enak buat nongkrong, makanan di tempat ini pun enak dan harganya sesuai isi dompet para pemuda dan pemudi harapan bangsa gaess….…apaan sih…hahaa
Tempat-tempat yang saya kunjungi adalah:

Continue reading “Menikmati Kuliner Modern di Samarinda”

Mari Jo Jalan-Jalan Ke Manado

Kota Manado adalah ibukota dari provinsi Sulawesi Utara. Kota ini terletak di daerah pesisir pantai, oleh karenanya kota Manado dijuluki kota nyiur melambai. Penduduk Manado merupakan penduduk yang majemuk. Selain penduduk asli, banyak juga suku bangsa dari tempat lain yang mendiami tempat ini. Kebanyakan masyarakat datang ke kota Manado untuk membuka peluang usaha atau siswa/mahasiswa yang datang dari luar provinsi untuk menempuh pendidikan di kota Manado. Walaupun terdiri dari penduduk yang majemuk, namun kota Manado termasuk salah satu kota yang toleransinya tergolong tinggi.

Jalan-jalan ke kota Manado, sudah pasti pulau Bunaken menjadi salah satu tujuan wisata. Bagaimana tidak, pulau ini sudah terkenal sejak zaman bahari akan keindakan taman bawah lautnya yang dipenuhi berbagai spesies terumbu karang dan organisme yang hidup disekitarnya. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang untuk menikmati keindahan Sulawesi Utara dari bawah lautnya. Untuk sampai ke pulau Bunaken dari pusat kota Manado, wisatawan dapat menyewa kapal penyeberangan di terminal penyeberangan yang berada di daerah Calaca, antara pelabuhan Manado dan pasar Calaca. Selain itu, banyak juga agen-agen traveling yang menyediakan wisata ke pulau Bunaken dan sekitarnya. Biasanya spot penyeberangan ditentukan oleh agen traveling tersebut, misalnya berangkat dari kawasan Megamas, Calaca, atau tempat lainnya. Biasanya, jarak yang ditempuh dari kota Manado menuju pulau Bunaken sekitar 1 jam, menyesuaikan dengan kecepatan kapal motor.
Continue reading “Mari Jo Jalan-Jalan Ke Manado”

Tumatenden Dan Bidadari Dari Kayangan

Tumatenden Dan Bidadari Dari Kayangan
Kolam Tumatenden, Airmadidi Bawah

Minahasa Utara memiliki beberapa objek wisata yang sejalan dengan sejarah atau cerita rakyat lokal di tempat itu, salah satunya Tumatenden. Tumatenden adalah kolam permandian dengan 9 pancuran dimana tempat ini memiliki cerita rakyat tentang kisah cinta seorang pemuda dan bidadari dari kayangan. Pemuda ini bernama Mamanua, sedangkan bidadarinya bernama Lumalundung.

Continue reading “Tumatenden Dan Bidadari Dari Kayangan”

Perjuangan pahlawan intelektual DR. Sam Ratulangi untuk Indonesia

Perjuangan pahlawan intelektual DR. Sam Ratulangi untuk Indonesia
Monumen Sam Ratulangi di Tondano, Sulawesi Utara. Diresmikan pada tanggal 30 Juni 1987 oleh Wakil Ketua MPR RI, G. H Mantik.

DR. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi adalah tokoh intelektual dan pahlawan nasional Indonesia asal Minahasa yang sangat berjasa dalam pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Beliau lebih dikenal sebagai Sam Ratulangi. Sam Ratulangi terkenal dengan filsafatnya yakni ‘Si tou timou tumou tou’ yang artinya manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain.

Continue reading “Perjuangan pahlawan intelektual DR. Sam Ratulangi untuk Indonesia”