Share

Festival Pesona Selat Lembeh (FPLS) 2018 Di Kota Bitung

Pulau Lembeh merupakan sebuah pulau yang berada di provinsi Sulawesi Utara, atau lebih tepatnya secara administratif termasuk bagian dari kota Bitung. Kota Bitung sendiri terletak lebih kurang 43 km dari pusat kota Manado (ibu kota Sulawesi Utara) yang dapat ditempuh selama kurang dari 2 jam. Kota Bitung yang juga dikenal dengan sebutan kota Cakalang adalah satu-satunya kota di Sulawesi Utara yang memiliki pelabuhan besar, oleh karenanya kota Bitung juga disebut sebagai kota Pelabuhan. Melalui pelabuhan di kota Bitung ini, kita dapat menyeberang ke Pulau Lembeh… nahh laut yang memisahkan kedua pulau inilah yang dinamakan Selat Lembeh. Selat Lembeh yang membentang sejauh 16 km dan memiliki lebar 1,2 km ini memiliki cukup banyak spot menyelam walaupun perairannya cukup sempit, kurang lebih ada 88 spot menyelam dimana terdapat berbagai macam organisme bawah laut (Jenis ikan dan terumbu karang) yang indah. Tidak heran, tempat ini disebut sebagai surganya fotografi bawah laut. Pokoknya gak kalah deh dengan taman laut Bunaken 

Festival Pesona Selat Lembeh adalah acara rutin yang diadakan setiap tahun bersamaan dengan ulang tahun kota Bitung yang pada tahun ini berusia 28 tahun. Festival ini sudah menjadi event tahunan diselenggarakan oleh pemerintah kota Bitung dari tanggal 6 – 10 Oktober 2018 akan dikemas dengan lebih meriah dan unik dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari Lomba Maraton 10K yang digelar bertepatan dengan pembukaan Festival Pesona Selat Lembeh (FPLS) 2018, lomba fotografi, parade kapal hias yang menjadi icon acara FPLS di pelabuhan perikani Bitung, coral plantation, pertunjukan seni dan budaya, festival kuliner, dan berbagai acara lainnya. Festival ini nantinya akan ditutup pada tanggal 10 Oktober yang bertepatan dengan hari ulang tahun kota Bitung. Sedangkan untuk pengucapan syukur kota Bitung tahun ini, pemerintah setempat menetapkan tanggal 7 Oktober. Berikut jadwal-jadwal acara dalam festival tahunan ini:

Hari pertama 6 Oktober:
• Upacara Pembukaan (13.00-17.00)
• Workshop Tari MOB (13.00-15.00)
• Sailing Pass 2018 (14.00-18.00)
• Workshop Save Yaki (16.00-18.00)
• Music Corner: 4 Play (17.00-19.00)
• Music Corner: Jack (19.00-20.00)
• BASSGILANO (19.00-20.00)
• And The Walker, Blues (20.00-21.00)
• Kompetisi: Lomba masamper (20.00-22.00)
• Musik komunitas Blues brotherhood (19.00-22.00)
• Bitung Beat Maker (21.00-22.00)

Hari kedua 7 Oktober:
• Kompetisi: Lomba burung berkicau (10.00-17.00)
• Kompetisi: Jingle Iva (12.00-15.00)
• Sharing Session: Nature Culture In Harmony (15.00-18.00)
• Music Corner: Hip Hop Kota Cakalang (17.00-19.00)
• Pemutaran Film: Tsukiji Fish Market(18.00-20.00)
• Music Corner: Jarank Pulang, Laras ayu (19.00-21.00)
• Musik Komunitas: Lamb of Bottle (19.00-22.00)
• Gio Lelaki, Mongol (20.00-22.00)
• Bitung Beat Maker (21.00-22.00)

Hari ketiga, 8 Oktober:
• Coral Platation Project (07.00-08.00)
• Kompetisi: Penyuluhan PAAR Cinta Dan Kasih Sayang (10.00-11.00)
• Kompetisi: Lomba Daur Ulang (10.00-15.00)
• Kompetisi Budaya: Kabasaran, Pakaian Adat, Lomba Peragaan Busana (10.00-16.00)
• Kompetisi: Lomba Renang Selat Lembeh, Balap Katinting (12.00-18.00)
• Workshop Komunitas: Sekolah Lingkungan (15.00-18.00)
• Music Corner: Bob And The Promise Land (16.00-18.00)
• Pemutaran Film: Lestari Hutan Indonesia (18.00-20.00)
• Music Corner: Beatles Night ‘The Early Bird’ (18.00-20.00)
• Musik Komunitas: Nocturnal Band (19.00-22.00)
• Disco Tanah: DJ Nadia, DJ Innocent, Seven Heaven (20.00-22.00)

Kota Bitung memang terkenal dengan pesona pantai dan lautnya, namun tidak kalah dari itu terdapat juga wisata cagar alam dengan pemandangan dan ekosistem yang menarik misalnya Cagar Alam Gunung Tangkoko. Selain Tangkoko, terdapat juga gunung Dua Sudara dengan keindahan pemandangan dan jalur ke puncaknya yang menantang bagi hiker sejati. Jangan lupa juga untuk mencicipi kuliner khas kota Bitung. So, tunggu apalagi gaess,,,,ayo buruan ke Bitung dan nikmati pesonanya.