Belajar Bahasa Melayu Manado

Belajar bahasa Melayu Manado sebenarnya lumayan mudah untuk dipelajari loh gaess. Bahasa ini hampir mirip dengan bahasa-bahasa Melayu yang ada di deretan pulau-pulau di Indonesia Timur. Bahasa Melayu sendiri sebenarnya merupakan bahasa yang sudah lama berada di sekitar kepulauan Nusantara. Bahasa ini dipelajari oleh orang-orang asing (Terutama penjajah) dan disebarkan ke tempat-tempat yang berbeda dengan tujuan mempersatukan bahasa – Yang tujuan sebenarnya adalah agar kepulauan Nusantara mudah untuk dikuasai.

Bahasa Melayu yang dikenalkan ke daerah-daerah pedalaman ini berasimilasi dengan bahasa setempat sehingga melahirkan bahasa Melayu dalam dialek setempat. Bahasa Melayu yang diajarkan di daerah Manado dan sekitarnya berbaur dengan bahasa dan dialek masyarakat adat yang bermukim disekitar sehingga melahirkan bahasa Melayu yang baru. Diketahui, terdapat beberapa etnis yang berdiam di sekitar wilayah Manado atau Sulawesi Utara pada umumnya seperti Tounsea, Toubulu, Toubantik, Toulour, Toupakewa, Toundanouw, Bentenang (Pasan dan Ratahan), Ponosakan, Kedatuan Bolaang Mongondow, dan Nusa Utara (Kedatuan Sangihe dan Talaud).

Selain bahasa dan dialek masyarakat asli ini, bahasa Melayu ini juga banyak bercampur dengan bahasa-bahasa asing seperti Spanyol, Portugis, Belanda, dan Cina. Hal ini dikarenakan daerah Manado dan sekitarnya dahulu menjadi salah satu tempat menetapnya bangsa asing itu.

Continue readingBelajar Bahasa Melayu Manado

Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru dalam bahasa Manado

Natal sudah semakin dekat nih, bagi kamu yang mungkin punya kerabat di Manado ingin memberikan ucapan Natal dan Tahun Baru dalam bahasa Manado namun tidak fasih, jangan kuatir gaes, kali ini saya akan berbagi ucapan-ucapan Natal dan Tahun Baru versi bahasa Manado.

Sebelumnya saya akan menjelaskan sedikit tentang bahasa Manado ya biar ilmu bahasa kamu semakin fasih,,,hahaa…Bahasa Manado sebenarnya tidak ada (Nah loh?). Sebenarnya penduduk di kota Manado dan sekitarnya menggunakan bahasa Melayu Manado. Bahasa Melayu Manado ini terbentuk dari berbagai bahasa, baik bahasa-bahasa lokal, bahasa Melayu, maupun serapan bahasa asing.
Sebagai contoh:
• ‘For’ artinya ‘Untuk’, diserap dari bahasa Belanda ‘Voor’ dan bahasa Inggris ‘For’.
• ‘Mar’ artinya ‘Tapi’, diserap dari bahasa Belanda ‘Maar’.
• ‘Bukang’ artinya ‘Bukan’, diserap dari bahasa Melayu, diucapkan dengan dialek setempat.
• ‘Forok’ artinya ‘Garpu’, diserap dari bahasa Belanda ‘Vork’.
• ‘Bu’’ artinya ‘Paman’, diserap dari bahasa Sangir.
• ‘Kadera’ artinya ‘Kursi’, diserap dari bahasa Portugis ‘Cadeira’.
• ‘Sombar’ artinya ‘Teduh, diserap dari bahasa Perancis ‘Sombre’
• ‘Goros’ artinya ‘Besar’, diserap dari bahasa Jerman ‘Groß’, dan lain-lain.

Continue readingUcapan Selamat Natal dan Tahun Baru dalam bahasa Manado